segudang lokasi wisata pantai. Bahkan sebagian wisata pantai di
Provinsi Banten sudah dikenal wisatawan mancanegara.
Karena wilayahnya berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta, Banten menjadi
alternatif bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan selain
Pulau Bali.
Sebut saja Pantai Anyer dan Karang Bolong di Kab.
Serang, Pantai Tanjung Lesung, Taman Nasional Ujung Kulon dan Carita di Kab.
Pandeglang dan Pantai Pulorida di Kota Cilegon. Sedangkan di Kab.
Lebak ada Pantai Karang Taraje, Pantai Sawarna dan Pantai Bagedur.
Ada satu lagi objek wisata pantai yang juga patut dikunjungi
wisatawan, yakni Pantai Pulo Manuk. Pantai Pulo Manuk terletak di Desa
Sawarna, Kec. Bayah, Kab. Lebak.
Pantai Pulo Manuk dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Perhutani.
Makanya, wisatawan yang pernah berkunjung mengatakan pulau ini masih
alami dan terawat. Selain air lautnya yang jernih, juga hamparan pasir
putihnya. Sesuai dengan namanya Pulo Manuk (Burung, red), pulau yang
memiliki luas hampir mencapai 5 hektar ini banyak disinggahi burung.
Selain burung, di pulau ini juga terdapat habitat kera, seperti lutung
dan monyet.
Menurut Hernawan, salah seorang pengelola Pantai Pulo Manuk, yang juga
pegawai Perum Perhutani, Pulau Manuk dijadikan sebagai tempat
persinggahan burung-burung dari berbagai daerah dan negara.
Untuk menempuh ke pulau tersebut jaraknya hanya sekitar 200 meter dari
bibir pantai. "Biasanya kalau air laut sedang surut banyak sekali
burung-burung seperti burung kuntul, burung camar, yang mencari makan
di pulau ini karena hamparan karangnya akan terlihat," kata Hernawan.
Hernawan mengatakan, untuk wisatawan yang masuk ke area Pantai Pulo
Manuk akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000 untuk kendaraan sepeda
motor.
Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau bus biaya masuknya sebesar Rp 20.000.
Wisatawan yang ingin menginap juga tersedia sebuah home stay dan vila
sederhana, yang jaraknya tak jauh dari pantai. Untuk home stay per
malam tarifnya Rp 300.000 hingga Rp 500.000.
Dikatakan, wisatawan yang datang tidak hanya disuguhi dengan indahnya
Pantai Pulo Manuk, tapi juga pemandangan Gunung Kembang yang bisa
dilihat dari pulau tersebut. Wisatawan juga bisa berwisata ke kawasan
hutan lindung itu karena banyak satwa burung seperti Elang,
Cenderawasih, Merak, Rajawali, dan lainnya. .
Tak jauh dari lokasi sekitar ada sebuah goa yang bernama Lawang
Saketeng. Gua itu konon pada jaman dahulu merupakan tempat pertapaan
Prabu Siliwangi. Tak jarang, warga kerap kali menjadikan tempat
tersebut sebagai objek wisata ziarah. Untuk masuk ke dalam goa
tersebut tak dikenakan biaya.
"Sering warga yang ziarah di goa itu atau sekadar ingin tahu bagi
wisatawan, tapi biasanya warga sekitar yang sering berkunjung yang
masih percaya sama tradisi leluhur," katanya. AM Erwin Komarasukma,
salah seorang tokoh masyarakat Bayah mengungkapkan, Pantai Pulo Manuk
merupakan salah satu potensi pantai yang eksotis. Hanya saja, lokasi
wisata kurang dipromosikan oleh pemerintah sehingga kurang begitu
dikenal bagi wisatawan luar Banten.
"Sebenarnya Pantai Pulo Manuk tak kalah dengan pantai di Anyer dan
Bali. Selain airnya yang jernih dan pasir putih, wisatawan pun
disuguhkan dengan satwa binatang dan objek lainnya seperti Goa Lawang
Saketeng," kata Erwin yang juga anggota DPRD Kab.
Lebak ini. Untuk mencapai lokasi ini, bisa melalui jalur
Rangkasbitung-Malingping-Bayah-Sawarna dengan jarak tempuh sekitar 150
kilometer (km) atau memakan waktu 3 sampai 4 jam. Dari jalur Sukabumi,
bisa melintas ke arah Pelabuhan Ratu, Cisolok, Cibareno, Bayah,
Sawarna, dengan jarak sama, yakni 150 km atau 3 sampai 4 jam.
Alat transportasi untuk menuju ke sana bisa menggunakan jasa angkutan
umum bus elf sampai Terminal Bayah. Dari Bayah bisa menggunakan jasa
angkutan umum atau ojek. Bagi wisatawan yang hobi jalan-jalan sayang
bila belum mengunjungi Pantai Pulau Manuk.
Sobat sedang membaca artikel tentang pulau manuk, wisata bahari aneka macam satwa.. Silahkan baca artikel BLOG PRIBADI Tentang


Posting Komentar