terpendam, mungkin lebih tepatnya terabaikan. Salah satunya Pantai
Sawarna yang sangat masyhur di dunia maya, namun kurang mendapat
perhatian dari pemerintah. Pantai Sawarna terletak di Desa Sawarna,
Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Lokasi yang berjarak 150 km
dari Rangkasbitung (Ibu Kota Kabupaten Lebak) ini makin komplet dengan
gelombang spektakuler untuk pencinta olahraga selancar. Salah satu
spot favorit peselancar mancanegara untuk berselancar adalah Ciantir.
Pantai Sawarna merupakan salah satu pantai yang sangat indah dan
menarik dengan pasirnya yang putih.
Para wisatawan yang kebanyakan pencinta fotografi memilih menginap 2-3
hari di desa yang berada di kawasan Pantai Sawarna.
Maklum, begitu banyak sudut keindahan Pantai Sawarna dapat
dieksplorasi dan tidak cukup bila berkunjung hanya beberapa jam.
Yang unik dari desa ini adalah lokasinya yang dipisahkan oleh aliran
sungai dangkal yang cukup lebar.
Makanya, siapapun yang ingin pergi ke desa tersebut harus melewati
jembatan kayu gantung layaknya sedang melakukan outbound.
Selain pantainya yang indah, saat menelusuri tepi Pantai Sawarna,
terdapat objek menarik yaitu Gua Laylay yang dihuni ribuan
kelelawar.Jika tertarik melakukan beach trekking, tdk ada salahnya
meminta bantuan penduduk setempat atau pemilik penginapan tempat Anda
menginap. Maklum, pantai ini masih dikelola oleh penduduk lokal. Jadi
untuk urusan penginapan ataupun guiding, belum terfasilitasi dengan
baik.Namun sayang sekali, lokasi ini masih minim perhatian dari
pemerintah Kabupaten Lebak ataupun Provinsi Banten. Hal ini terlihat
dari home stay yang beroperasi (sebanyak 17 lokal) semuanya atas
inisiasi warga setempat.
Sobat sedang membaca artikel tentang Pantai Sawarna Pantai indah di Banten yg Masih Terpendam. Silahkan baca artikel BLOG PRIBADI Tentang




Posting Komentar